Tetangga Rumah Maja

citra-maja-gate-r-malem-resize-web-716x393

Citra Maja Raya menjadi perumahan murah di Banten yang tepat untuk investasi jangka panjang [Foto: citramaja.com]

Perumahan murah di Banten adanya di mana, ya?” Sambil menyandarkan kepalanya di sofa, Nuke tampak berangan panjang. Memikirkan sesuatu yang sepertinya membutuhkan jawaban segera. Sulit bagi saya untuk menerka, karena nada bicaranya antara bergumam dan bertanya. Namun, sebelum saya menanggapinya lebih jauh, seucap pertanyaan saya lemparkan guna mencari musababnya. “Kenapa?”

Tanpa diduga, satu kata tersebut benar-benar bisa memancingnya untuk bercerita. Rupanya Nuke hanya terpikir untuk membantu kakaknya yang sudah menikah, tinggal dan bekerja di Cikupa, menemukan perumahan murah di Banten. Karena yang saya tahu dari Banten hanyalah Tangerang lantaran sering ke Bandara Internasional Soekarno Hatta, serta Serang karena ada Masjid Agung Banten, maka saya merelakan topik mengopi berdua di kafe malam itu diganti dengan membahas perumahan.

Sebelum saya memberikan masukan, Nuke ternyata lebih dulu menemukan perumahan murah di Banten dari hasil adu browsing sesaat. Citra Maja Raya namanya. Kami sama-sama asing dengan daerah Maja yang ada di Kabupaten Lebak. Dari Google Maps saya coba mencari koordinatnya. Maja berjarak sekitar 23 km dari Rangkasbitung atau 27 km dari Cikupa.

“Dengan akses jalan beton yang masih dibangun, sepertinya akan merepotkan jika harus bolak-balik ke Cikupa-Maja.” Sahut Nuke tiba-tiba, sambil fokus menatap layar ponselnya. Sebelum saya menimpali, Nuke lebih dulu menyambung ucapannya, “Tapi, di Maja sudah ada akses kereta api commuterline yang terhubung dengan Stasiun Tanah Abang,  direncanakan double track lagi.”

“Benarkah?”

“Bangunan stasiunnya juga besar, berlantai dua, menggunakan card system pula. Jaraknya juga sekitar 500 meter saja dari gerbang Citra Maja Raya. Gimana menurutmu?”

img_0075

Stasiun Maja menjadi penghubung utama Citra Maja Raya dengan Jakarta dan daerah sekitarnya di Banten [Foto: citramaja.com]

“Kalau dari Wikipedia, Stasiun Maja memang jadi persilangan kereta api yang akan menuju Jakarta atau Stasiun Rangkasbitung. Boleh dibilang posisi Maja di sini cukup strategis. Mungkin karena itu pula Ciputra Residence menjadikan Stasiun Maja sebagai hub utama menuju Citra Maja Raya. Bisa jadi investasi menjanjikan jika piawai melihat peluang.”

“Ciputra?”, Nuke langsung menolehkan pandangan ke saya. Matanya berbinar seolah mendapatkan petunjuk besar. “Itu dia!”

“Apa?” Dengan keheranan saya menyambut datar sautan tegas spontannya. Kadang saya tak habis pikir dengan tingkah perempuan berjilbab ini. Sejam gundah-gulana, sejam lagi tahu-tahu sudah semringah saja. Perasaan perempuan memang sulit dikira.

“Salah satu kunci penting kenapa rumah Maja perlu kusarankan ke kakak. Ciputra mampu bikin keren CitraRaya Tangerang sebagai Regional Business Center di barat Jakarta dalam waktu 22 tahun. Jika bisa investasi di Citra Maja Raya dari sekarang, bukan tak mungkin lewat strategi bisnis Ciputra, 20 tahun lagi Maja akan menjelma menjadi kota mandiri dengan Citra Maja Raya sebagai Regional Business Center-nya.”

“Benar juga. Apalagi barusan kubaca jika Maja termasuk satu dari 10 kota baru yang pembangunannya diprioritaskan pemerintah. Bisa jadi untuk menyokong pertumbuhan perekonomian wilayah Jabodetabek yang terus menggeliat. Tapi, untuk meyakinkan kakakmu bukankah kamu perlu foto sebagai bukti? Setidaknya foto-foto pembangunan tahap awal rumah Maja ini.”

Nuke lantas berpikir sembari fokus menatap ponselnya kembali. Sampai akhirnya dia terbelalak dengan informasi yang ia baca. Menurut Nuke, pembangunan rumah Maja sudah dilakukan di atas lahan seluas 430ha dari 2000ha lahan yang disiapkan sebagai kawasan kota terpadu. Di luar dugaan, hal tersebut mampu menyedot minat pasar hingga 7000 unit hunian terjual dalam waktu 11 hari saja.

Tingginya permintaan hunian, akhirnya membuat Ciputra Residence kembali memasarkan residensial rumah Maja baru seluas 300ha. Bahkan, pengembang juga sedang membangun akses jalan raya menuju Maja dari Pamulang ke Rangkasbitung sepanjang lebih kurang 58,35km. Jalan tersebut nantinya dapat terhubung dengan tol Serpong-Balaraja yang masih dalam perencanaan.

“Coba lihat, sepertinya foto-foto pembangunan rumah Maja bulan September ini bisa jadi bukti ke kakak.”

Dari foto-foto yang saya lihat, proses pembangunan Citra Maja Raya tampak berkembang secara signifikan. Apalagi dari beragam informasi yang saya dapat, harga rumah Maja ini sangat terjangkau. Tak salah jika disebut sebagai perumahan murah di Banten. Bagi karyawan dan buruh tentu rumah Maja ini menjadi pilihan terbaik untuk investasi.

“Sekarang memang belum terlihat ‘wah’ seperti CitraRaya. Tapi, 20 tahun ke depan, bisa saja jadi saingan CitraRaya Tangerang. Benar nggak?”

“Kamu benar Ke. Jika kita melihatnya sekarang, tentu rumah Maja bukan pilihan hunian idaman. Tapi, jika kakakmu bisa berpikir visioner, bisa jadi dia adalah orang yang beruntung. Sebab, rumah yang dibeli 20 tahun dari sekarang, di kemudian hari berharga selangit karena Citra Maja Raya sudah menjadi kawasan elite. Seperti CitraRaya Tangerang sekarang.”

“Jadi, bisa kita ambil kesimpulan, selain sebagai perumahan murah di Banten, keunggulan Citra Maja Raya adalah punya akses kereta api serta pengembang berkualitas yang cukup terpercaya.”

“Mantab.”

Dua jam berselang kami membahas rumah Maja. Walau seyogyanya perumahan bukanlah topik romantis untuk bahasan kencan, tetapi saya senang bisa melihat Nuke kembali ceria. Hujan pun akhirnya reda. Kopi hitam juga tinggal ampasnya. Pertanda jika kami harus menyudahi perjumpaan malam ini. Nuke berharap kakaknya bisa berinvestasi untuk tinggal di Citra Maja Raya. Sementara saya berharap bisa menikahi Nuke dan hidup bertetangga dengan kakak Nuke di rumah Maja.

facebook

Advertisements

3 thoughts on “Tetangga Rumah Maja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s