Yes! I’m Broadcaster: Cara Elfara Rayakan Dekade Pertama Eksistensinya

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Yes, I’m Broadcaster: Cara Elfara Rayakan Dekade Pertama Eksistensinya [Fotografer: Iwan Tantomi]

Kamis (25/2) ada yang berbeda di Atria Hotel Malang. Hotel yang beralamatkan di Jalan Letjen S. Parman No 87-89 Malang ini, mendadak diserbu puluhan kawula muda yang haus akan ilmu broadcasting cuma-cuma. Bukan tanpa sebab, Elfara yang merupakan radio hiburan di Malang Raya ini, memang sengaja merayakan eksistensinya selama satu dekade dengan event spesial yang berbeda.

Radio yang mengudara pada frekuensi 98,6 FM ini berkolaborasi bareng Akademi Berbagi (Akber) Malang, untuk merayakan hari jadinya bareng penggemar sekaligus berbagi ilmu broadcasting gratis, bareng Elfriend – pendengar setia Elfara. Beruntungnya, saya termasuk salah satu yang diundang hadir oleh radio yang punya stasiun di Jalan Tidar Barat No. 1 Malang ini.

Biar kalian juga tahu ilmu seperti apa yang berhasil saya dapatkan selama mengikuti event ini, saya bagikan juga review #Elfara10THN spesial buat kalian. Read on!

Sekilas Akademi Berbagi (Akber) Malang

Berdiri sejak 2011 silam, Akber Malang rutin menggelar semacam event belajar bareng secara gratis. Uniknya, setiap acara membahas kajian ilmu yang berbeda. Pada kesempatan kali ini, Akber berkolaborasi dengan Elfara untuk sharing ilmu gratis seputar broadcasting. Hal inilah yang membuat ultah ke-10 Elfara menjadi lebih spesial dari sebelum-sebelumnya.

Kursus Singkat Sejuta Manfaat

Setelah molor 30 menit, acara yang sedianya dimulai pukul 2 siang ini, resmi dibuka oleh MC yang juga announcer Elfara Obi Pradana dan Shofia Gunawan. Sebagai public speaker yang berlatar belakang announcer mereka tampak luwes dan cakap menggiring acara agar nggak garing. Meski mulanya audience masih tampak malu-malu, tapi berkat joke yang dilemparkan Obi dan Shofia, suasana di Paramount Room Hotel Atria Malang pun akhirnya pecah.

SAM_1149-001.JPG

Kelas pertama: all about public speaking global. Dari kiri Shofia, Ega dan Obi [Fotrografer: Iwan Tantomi]

Sesuai temanya: Yes! I am Broadcaster, konsep acara ini memang lebih berbagi ilmu seputar broadcasting. Obi dan Shofia mulai membuka kelas berbagi yang pertama dengan dengan memanggil Ega Pratama. Di kelas pertama, Ega memaparkan bila public speaker harus punya 4T: To Inform, To Entertain, To Motivate, To Persuade.

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Giliran Renata, Ari dan Miki yang bagi-bagi tips seputar announcer [Fotografer: Iwan Tantomi]

Antusiasme audience begitu terlihat saat banyak yang mengajukan diri untuk berbagi ilmu tentang public speaking bareng Ega di depan. Rupanya, banyak pula audience yang hadir announcer dari radio lain. Masuk kelas kedua, Obi dan Shofia memanggil Ari Bachtiar, Renata Angel dan Miki Adhitia. Mereka bertiga berbagi tips cara menjadi announcer handal, seperti harus percaya diri, berwawasan luas serta berkarakter.

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Baru tahu lho, voice over ternyata butuh teknik khusus setelah dikasih tahu Feri, Alvia dan Baska [Fotografer: Iwan Tantomi]

Next, giliran Ferry Sanjaya, Alvia dan Ryan Baska yang berbaik hati berbagi ilmu seputar voice over. Sekalipun tampak gampang, tetapi menurut mereka seorang voice over talent harus bisa acting, berekspresi secara real dan memantapkan imajinasi dengan suara berkarakter. Tiba di kelas yang keempat, Obi dan Shofia akhirnya memanggil announcer kawakan yang handal menjadi MC, Raisya Amalia dan Evan Calisto.

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Tiba materi terakhir: public speaking dibawakan langsung oleh duo MC kondang Elfara: Raisya dan Evan [Fotografer: Iwan Tantomi]

Selain syarat mendasar, seorang public speaker yang baik harus selalu mematangkan persiapan sebelum show-up. Termasuk membaca rundown, mengenali jenis event dan audience-nya, serta menjaga penampilan tetap menarik. Meski kursus broadcasting ini cukup singkat, nggak lebih 2 jam total keseluruhan kelas, tetapi amat sangat bermanfaat, khususnya bagi mereka yang ingin menjadi broadcaster sungguhan.

Bebas Garing dari Awal Sampai Akhir

Kendati konsep acaranya terkemas mirip seminar, namun event hari jadi ke-10 ini bebas garing. Selain MC berulang kali berbagi doorprize, beberapa performer juga sanggup memikat audience. Sebut saja, Steffani dan Kutub yang sukses membuat seisi venue mendadak syahdu karena lagunya, Ketika Kita Bertemu, yang beraliran sweet folk, mampu ia bawakan lembut dan merdu.

Ada pula musisi indie Malang yang bertalenta, Sumber Kencono. Instrumentasi perkusi yang khas membuat tembang andalan mereka, Can’t Live Without You, sukses menghibur audience dengan raut gembira. Bahkan, di akhir acara, Elfara menyuguhkan DJ terbaik jebolan Elfara 999 School of Entertainment, untuk membuat seluruh audience ajojing bareng.

Pokoknya, nggak percuma deh datang di event satu dekade Elfara kemarin. Selain dapat banyak ilmu, juga dapat hiburan asyik nan seru. Keep inspiring Elfriend!

Advertisements

One thought on “Yes! I’m Broadcaster: Cara Elfara Rayakan Dekade Pertama Eksistensinya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s